Minggu, 09 September 2018


PENGAUDITAN II
SINOPSIS MATERI PENGAUDITAN II

SINKRONISASI URUTAN SIKLUS TRANSAKSI

Siklus Transaksi Sesuai Urutan Standar Umum Proses Bisnis dan Alternatif Penamaan:

1.Siklus pendanaan (pemenuhan modal baik melalui utang jangka panjang maupun penerbitan
   saham),alternatif penamaannya adalah Siklus perolehan modal dan pengembaliannya.

2.Siklus investasi (pada aset tetap),alternatif penamaannya adalah Siklus pembelian dan pembayaran.

3.Siklus SDM (rekrutmen, diklat, penempatan, kompensasi, penghentian),alternatif penamaannya
   adalah Siklus penggajian dan personalia.

4.Siklus pengeluaran (pengadaan barang dan jasa untuk kegiatan operasional),alternatif
   penamaannya adalah Siklus pembelian dan pembayaran.

5.Siklus produksi/konversi (pengolahan bahan baku menjadi produk jadi),alternatif penamaannya
   adalah Siklus persediaan dan penggudangan.

6.Siklus pendapatan (penjualan barang dan jasa yang menjadi aktivitas bisnis utama perusahaan).
   Alternatif penamaannya adalah Siklus penjualan dan pengumpulan piutang.

7.Siklus investasi (pada instrumen keuangan),alternatif penamaannya adalah Pengauditan kas dan 
   instrumen keuangan.


8.Siklus kas (kas masuk dan kas keluar),alternatif penamaannya adalah Pengauditan kas dan 
   instrumen keuangan.

SIKLUS TRANSAKSI


  • Siklus transaksi adalah siklus transaksi akuntansi yang terjadi secara berulang-ulang.
  • Laporan keuangan pada dasarnya adalah laporan tentang transaksi keuangan yang terjadi pada siklus transaksi.
  • Siklus transaksi terdiri dari: siklus pendanaan, siklus investasi, siklus pengeluaran, siklus produksi, siklus SDM dan penggajian, dan siklus pendapatan.
  • Aktivitas Pendanaan    →       Siklus Pendanaan
  • Aktivitas Investasi Aset
  • Tetap/Sekuritas  →    Siklus Investasi
  • Aktivitas Operasional:
  •  Pengeluaran rutin      →      Siklus pengeluaran
  •  Pembuatan produk    →      Siklus produksi atau siklus konversi
  •  Rekrutmen dan  →    Siklus SDM atau penggajian siklus penggajian 
  •  Penjualan produk          →      Siklus pendapatan

URUTAN PEMBAHASAN DALAM MATA KULIAH PENGAUDITAN II
  1. Reviu Pengauditan
  2. Pengauditan Siklus Pendapatan
  3. Pengauditan Siklus Pengeluaran
  4. Pengauditan Siklus SDM
  5. Pengauditan Siklus Produksi/Konversi
  6. Pengauditan Siklus Investasi Aset Tetap
  7. Pengauditan Siklus Pendanaan
  8. Pengauditan Siklus Investasi Instrumen Keuangan
  9. Pengauditan Saldo Kas
  10. Penyelesaian Audit/Peristiwa Kemudian
  11. Pelaporan Auditor

AREA PEMBAHASAN PENGAUDITAN (SIKLUS TRANSAKSI)
  1. Pengertian siklus transaksi, cakupan transaksi, akun-akun yang terpengaruh.
  2. Tujuan pengauditan.
  3. Postensi kesalahan (error) dan kecurangan (fraud).
  4. Sistem Pengengendalian Internal (SPI):pemisahan fungsi, dokumen akuntansi, pelaporan, teknologi informasi.
  5. Pengujian pengendalian (reviu)
  6. Asesmen materialitas salah saji (reviu)
  7. Pengujian substantif: prosedur awal, prosedur analitis, prosedur pengujian transaksi, prosedur pengujian saldo akun, prosedur pengujian estimasi akuntansi, prosedur reviu penyajian dan pengungkapan.

ILUSTRASI SIKLUS TRANSAKSI PADA NERACA/LAPORAN POSISI KEUANGAN
NERACA
Komponen dan Sumber Siklus Transaksi
Aset Lancar
  • Kas - Siklus Kas Masuk/Keluar
  • Investasi Sementara - Siklus Investasi Instrumen Keuangan
  • Piutang Dagang - Siklus Pendapatan
  • Uang Muka Biaya - Siklus Pengeluaran
  • Persediaan - Siklus Pengeluaran/Siklus Keuangan
Investasi Jangka Panjang - Siklus Investasi Instrumen Keuangan
Aset Tetap - Siklus Investasi Aset Tetap
Aset Tidak Berwujud - Siklus Investasi(Instrumen Keuangan/Aset Tetap)
Utang Lancar
  • Utang Dagang - Siklus Pengeluaran
  • Utang Biaya - Siklus Pengeluaran
  • Utang Gaji/Upah - Siklus SDM
Utang Jangka Panjang - Siklus Pendanaan
Modal - Siklus Pendanaan
LAPORAN LABA-RUGI
Komponen dan Sumber Siklus Transaksi
Komponen
  • Penjualan(perusahaan dagang)
  • Pendapatan Jasa(perusahaan jasa)
  • Beban/biaya operasional
  • Pendapatan Bunga/Pendapatan Dividen
  • Pendapatan/beban/rugi lain-lain
Sumber Siklus Transaksi
  • Siklus Pendapatan
  • Siklus Pengeluaran
  • Siklus Investasi
  • Siklus Pendanaan
  • Penghentian Siklus Investasi Aset Tetap/Siklus Investasi Instrumen Keuangan
TUJUAN PENGAUDITAN
Memastikan kewajaran pelaporan keuangan,baik dari sisi penyajian,jumlah,maupun kecukupan pengungkapan.

FRAMEWORK PENGUJIAN PENGAUDITAN
Sesuai dengan framework atau rerangka konsep pengujian COSO:

  1. Eksistensi (saldo alun) atau terjadinya(transaksi).
  2. Kelangkapan (pelaporan).
  3. Hak (atas aset) dan kewajiban (atas utang/modal/biaya) - pengujian cut-off transaksi.
  4. Penilaian (angka penyajian) dan alokasi (klasifikasi transaksi).
  5. Penyajian (sesuai SAK) dsn pengungkapan (penjelasan tambahan atas salso akun).

KLASIFIKASI PENGUJIAN PENGAUDITAN


1.Pengujian SPI/Pengujian Pengendalian/Tests of
  Control – termasuk pengujian TI
  Tujuan:
  • Mengukur kecukupan sistem pengendalian (terhadap porensi error dan atau fraud).
  • Mengukur efektifitas pengendalian (terhadap porensi error dan atu fraud).
  • Memprediksi area potensi terjadinya error dan atau fraud.
2.Pengujian substantif – pengujian atas kewajaran
   saldo akun atau angka penyajian
   laporan keuangan.

PROSEDUR PENGAUDITAN

Prosedur pengauditan adalah langkah-langkah yang ditempuh oleh auditor untuk mengumpulkan bukti pengauditan dan melakukan pengujian pengauditan.

Secara umum prosedur pengauditan dapat diklasifikasi sebagai berikut:
1.Prosedur penerimaan penugasan pengauditan
2.Prosedur pembuatan dan penandatanganan
   penugasan pengauditan
3.Prosedur perencanaan pengauditan
4.Prosedur pemahaman industri klien
5.Prosedur pemahaman bisnis klien
6.Prosedur pemahaman SPI
7.Prosedur pengujian SPI
8.Prosedur pengujian substantif
9.Prosedur pembuatan kertas kerja pengauditan
10.Prosedur pembuatan kesimpulan hasil
   pengauditan

Secara detil teknis pengumpulan dan pengujian pengauditan dapat diklasifikasi sebagai berikut:
1.Prosedur analitis
2.Prosedur tracing
3.Prosedur vouching
4.Prosedur inspeksi
5.Prosedur konfirmasi
6.Prosedur matematis
7.Prosedur pengerjaan ulang
8.Prosedur penghitungan
9.Prosedur wawancara
10.Prosedur observasi
11.Prosedur pengauditan berbantuan komputer

PENDEKATAN PENGUJIAN PENGAUDITAN

1.Pendekatan pengujian Sistem Informasi
  Akuntansi/SPI (the lower assessed level of
  control risk approach).
  a.Porsi pengujian SPI lebih dominan.
  b.Digunakan pada saat SPI dipandang
     kuat/efektif dan atau volume transaksi relatif
     tinggi serta SPI kuat.
  c.Didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan
     efektifitas pelaksanaan pengauditan.

2.Pendekatan pengujian substantif (substantive
   approach).
   a.Porsi pengujian SPI lebih dominan pada
      pengujian saldo akun atau angka penyajian.
   b.Digunakan pada saat SPI dipandang lemah
     dan atau volume transaksi relatif rendah.

KRITERIA KEWAJARAN PELAPORAN
  1. Sesuai dengan bukti pembukuan (bukti transaksi dan dokumen akuntansi).
  2. Sesuai dengan bukti pendukung (bukti-bukti yang mendukung validitas transaksi dan dokumen akuntansi, seperti bukti konfirmasi, bukti fisik, ).
  3. Sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.

KERTAS KERJA PENGAUDITAN
  1. Sebagai bukti hukum pelaksanaan pengauditan dan kesimpulan hasil pengauditan.
  2. Harus lengkap dan relevan.
  3. Harus sistematis, baik dalam pembuatan maupun pengarsipan.
  4. Harus jelas.

OPINI AUDITOR
Kesimpulan akhir hasil pengauditan laporan keuangan adalah opini atau pendapat auditor.

Klasifikasi Opini Auditor:
  1. Opini wajar tanpa pengecualian
  2. Opini wajar dengan pengecualian
  3. Opini tidak wajar
  4. Menolak memberikan opini

Laporan Auditor:
  1. Laporan bentuk standar, jika opininya wajar tanpa pengecualian (nomor 1).
  2. Laporan dengan bentuk tidak standar (departure from standard report), jika opininya selain wajar tanpa pengecualian (nomor 2, 3, dan 4).

Hal Penting Yang Harus Dipahami:
  1. Pembagian paragraf laporan auditor baik yang berbentuk standar maupun bentuk tidak standar.
  2. Redaksional laporan auditor.
  3. Pemberian tanggal laporan auditor.